Tips Mengukur throughput link jaringan menggunakan IPERF

Juli 8, 2009 pukul 10:43 am | Ditulis dalam Tutorial Jaringan | 38 Komentar
Tag: , , ,

Pada saat kita selesai menginstall sebuah jaringan, tahap berikutnya adalah melakukan testing and commissioning terhadap jaringan yang dipasang. Apa saja yang terdapat pada testing and commissioning ? Selama ini tidak ada standardisasi terhadap hal ini, namun secara umum, yang harus dilaporkan di sisi jaringan adalah uji konektivitas dan uji throughput. Apabila jaringan yang terpasang memiliki komponen sekuriti seperti firewall, IDS, dsb, tentu saja harus ada lagi item-item yang harus diujicoba.

Artikel kali ini membahas sebuah utility tools freeware untuk menguji throughput, yaitu iperf, yang dapat di download dari http://dast.nlanr.net/Projects/Iperf/. Selain utility Iperf, ada juga utility canggih lainnya seperti NetIQ Chariot yang bisa melakukan simulasi paket yang akan lewat pada jaringan. Hanya saja, sepengetahuan penulis utility ini tidak gratis.

IPERF juga sering penulis gunakan untuk melakukan pengujian terhadap setting/script untuk konfigurasi quality of service switching/router.

Untuk mengukur link throughput dari sebuah jaringan, diperlukan dua buah titik(computer) di jaringan, di mana satu titik akan berfungsi sebagai server, dan titik yang lain berfungsi sebagai client. Pemilihan lokasi computer yang dipakai juga berpengaruh. Misalkan, pada jaringan yang akan diukur terdapat 4(empat) buah switch yang berjejer, maka uji throughput dapat dilakukan dari berbagai titik.

Contoh, untuk mengukur link throughput antara Switch A dan B, dapat memanfaatkan 2(dua) buah computer yaitu x1 dan x2. Untuk mengukur throughput dari Switch A ke Switch D, dapat memakai computer x1 dan x4.

Sebelum menguji throughput, pastikan dulu kedua buah computer dapat berhubungan satu sama lain (setting IP address sudah benar, firewall tidak dalam kondisi menyala, dsb ). Cara termudahnya tentu saja dengan saling meng-ping dari computer ke computer yang akan diujicoba.

Menjalankan iperf dengan mode server

Untuk menjalankan iperf dengan mode server, cukup mengetik iperf –s dari command prompt window, Dan akan tampil sbb. :

C:\Utility>iperf -s

————————————————————

Server listening on TCP port 5001

TCP window size: 8.00 KByte (default)

————————————————————

Setelah itu, computer sudah siap ‘mendengarkan’ paket pada port 5001, yang merupakan port default. Port ini dapat diganti apabila diinginkan dengan parameter “-p“. Penggantian parameter diperlukan apabila satu server akan diakses beramai-ramai oleh banyak client.

Menjalankan iperf dengan mode client

Iperf dengan mode client dapat diaktifkan dengan parameter –c, diikuti dengan ip address dari server. Contoh sederhana di bawah ini :

C:\Temp>iperf -c 10.20.80.200

————————————————————

Client connecting to 10.20.80.200, TCP port 5001

TCP window size: 8.0 KByte (default)

————————————————————

[928] local 10.20.80.2 port 1170 connected with 10.20.80.200 port 5001

[ ID] Interval Transfer Bandwidth

[928] 0.0-30.7 sec 1.1 MBytes 285 Kbits/sec

Hasil throughput dapat dilihat dari kolom Bandwidth, pada contoh di atas, bandwidth terukur adalah 285 Kbits/sec. Untuk pengukuran dengan Fast Ethernet, angka nya seringkali mencapai kisaran angka 88Mbps. Sedangkan untuk pengukuran dengan Gigabit Ethernet, apabila dilakukan dengan benar ( patch cord UTP Cat 6 digunakan pada 2 komputer ), bisa mencapai kisaran angka 700 Mbps.

Di sisi client maupun server, banyak sekali parameter-parameter yang bisa diubah untuk disesuaikan dengan kebutuhan kita. Contohnya, pada default parameter time, uji coba iperf hanya dijalankan untuk 10 detik saja. Kita bisa mengubahnya dengan parameter “-t seconds”.

Seluruh parameter lengkap dapat didapat dengan perintah “iperf –help”.

Memakai Iperf mode server dengan multiple port

Default port dari aplikasi iperf adalah menggunakan TCP Port 5001. Namun angka ini bisa diubah dengan parameter –p, sebagai contoh “iperf –s –p 5002” akan mengubah TCP port ke 5002. Mengapa perlu diubah? Pengubahan terkadang perlu dilakukan, apabila ternyata ada ‘sesuatu’ di tengah jaringan yang memblock port 5001 ( sesuatu = firewall, router,dsb ). Atau, bisa juga kita mengubah port karena 1 TCP port hanya bisa diakses oleh 1 client saja.

Seringkali penulis membuka lebih dari 1 iperf sebagai server karena alas an-alasan pengujian tertentu. Misalkan, satu PC akan ditest sebagai server terhadap 5 client. Maka, di satu PC server tersebut akan dibuka 5 iperf dengan 5 tcp port yang berbeda-beda.

Tips untuk mengukur throughput dengan banyak switch

Apabila link antara switch A dan Switch B memiliki kecepatan yang amat sangat tinggi, misalkan 1 Gigabit, maka tentu saja diperlukan beberapa PC untuk bisa mendapatkan hasil yang akurat. Kenapa demikian ? Biasanya throughput dari Gigabit Ethernet PC ‘hanya’ mencapai angka 600-700Mbps saja, sehingga untuk menguji kecepatan 1 Giga, dibutuhkan minimal 4(empat) buah PC dengan network card gigabit, dengan asumsi per PC bisa menghasilkan minimal 600Mbpsx4=2.4 Gigabit, di mana 2.4 Gigabit sudah melebihi 1 Gigabit. Dua dari PC (x1 dan x2) tersebut dipasang pada switch A dan dua yang lainnya (x3 dan x4) pada switch B. Contoh pada gambar berikut :

Setelah itu jalankan aplikasi iperf dengan mode server pada x1 dan x2, dan secara bersamaan (detik yang sama), jalankan iperf dengan mode client pada x3 dan x4. Iperf pada computer x3 diarahkan pada computer x1 sedangkan iperf pada computer x4 diarahkan pada computer x2. Throughput dari switch A ke B merupakan ‘jumlah’ dari throughput x3->x1 dan x4->x2.

38 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Ini yg sy bthkan.trims

  2. Yap

  3. kalo IPERF kan harus ada 2 node yang tersambung,

    Nah Ada gak software ysng dapat menampilakan besarnya throughput pada koneksi pada menggunakan modem atau semisal dial up gitu?

    Mohon bantuannya ya…. penting bgt ni…

    • Biasanya untuk besar throughput lokal seperti pada komputer kita, saya sering pakai software netpersec … gampang dan gratis… tinggal cari di google… maaf kalau lama jawabnya🙂

  4. bisa g IPERF dipakai untuk ngetes troughpur dns lokal????

    • setahu saya nggak bisa pak… Iperf itu kan soalnya point to point.. jadi ada yang jadi server.. dan ada yang jadi client… untuk pengetesan dns… mungkin ada software lain yah…. Kalau sekilas saya lihat di google sih bisa dicari dengan keyword dns stress test🙂 silakan mencoba🙂

  5. dicoba dulu ya gan, seperti nya cocok buat belajar..

  6. mau tanya nh bos, bagaimana jika router yg sy gunakan adalah router virtual. bisa gak di uji pake program iperf ini?

    • Router virtual ini maksudnya apa yah ? Apakah semacam menggunakan dynamips atau packet tracer ? Atau Router virtual memakai virtualisasi seperti virtual box/vmware ? Sepanjang pengetahuan saya, iperf bisa dipakai utk mengukur apapun antar dua end-node. Boleh diceritakan lebih jelas tujuan pengukuran nya ( apa yg diukur,dsb) ? THanks🙂

      • Saya pake dynamips pak. Tujuan sya adalah hanya mengukur kecepatan forwarding data di router MPLS menggunakan program dynamips. Trus bagaimna dengan alamat IP server yang dimasukkan di client itu pak?????? Apakah alamat yg dimasukin adalah alamat interface dari router virtual tersebut atau bagaimna pak????? Terima Kasih bynk pak untk bntuannya. Ini adalah Skripsi sya pak ……….

      • Oh🙂 jadi saya mengasumsikan bapak membuat beberapa router di dynamips yang saling terhubung dan kemudian Bapak ingin mengukur throughput nya, begitu ? Walaupun mungkin dilakukan, namun hasilnya saya rasa kurang representatif karena sangat tergantung terhadap CPU dan memory yang Bapak miliki, ya ? Secara teori sih bisa saja, pak. Artinya, mungkin Bapak pakai 2 buah Lan card, di mana lan card pertama ke PC A, dan lan card kedua ke PC B (dua-duanya PC betulan di luar komputer yang ber-dynamips). Setelah itu tinggal mapping di dynamips nya ke 2 buah lan card tersebut, dan jalankan iperf di PC A dan PC B.
        Semoga membantu🙂

      • Iya benar pak. uda sy mapping di Dynamipsnya…..tpi pada saat sya jalankan perintah di client (iperf -c [alamt interface router]) ……
        Muncul pesan rute tidak dikenal pak.
        trus kalo coba ganti IP nya pak pake alamat IP interface asli komputernya pak…. baru dia bisa pak. Mnta tolong solusinya pak…..

      • Oh.. kalo begitu, menurut saya secara koneksi belum nyambung antara PC external dengan virtual router yah ? Coba apakah sudah bisa di ping dari PC tersebut ke ip virtual router ?
        Selain itu, seharusnya yg dilakukan adalah iperf -c [alamat iperf lawan], pak… Bukannya alamat interface router. Karena virtual router semestinya tidak memiliki aplikasi iperf -s lho pak ?
        Coba silakan dicek lagi🙂

  7. Ya pak ….. Trus solusinya bagaimna nh pak????
    Ada saran tools yg laen gak untuk ngukur kecepatan forwarding pd router virtual dynamips???????

  8. pak . . . ada saran software yg laen gak pak untk nguji router dynamips? mkasi sblumx pak.

  9. pak.saya mau tanya iperf/jperf ini bisa digenerate selama 1 minggu secara realtime ga..??trimakasih.

    • Halo… 1 minggu ya pak… saya belum pernah masukkan parameter untuk begitu lama… perhitungan dia kan dalam detik ( parameter -t ). Kalau satu minggu berarti kira2 600.000 an detik ya… nanti saya coba kalau ada waktu pak🙂

  10. Kalo iperf dijalankan dengan 2 komputer yang berbeda tetapi disambung dengan router virtual bisa gak pak dilihat oututnya?

    • Halo..
      Semestinya bisa pak.. Artinya iperf dipakai untuk mengukur throughput speed dari router virtualnya.

      • ooooo….. gtu. trus pak,apa aja yg harus sy atur di kedua komputer yang menjalanka iperf itu pak????kalo diserver bagaimna? trus di client bagaimna sintak untuk jalanin clientnya pak? mohon pencerahannya ……

      • Halo pak, seingat saya di artikel ada petunjuk ttg apa yg dijalankan di server ( iperf -s ) dan di client ( iperf -c ipaddress ). Hanya saja, apabila throughput yg diukur adalah gigabit, maka tidak bisa satu instance saja yg dijalankan, melainkan perlu beberapa buah instance. Ini karena secara teknis tcp packet dg window size standard, hanya bisa menghasilkan di bawah 500Mbps saja. Thanks

  11. Ping dari PC real (cmd) ke alamat IP router dynamips kok gak bsa???????gmna ya caranya biar bsa????????

    • harusnya sih bisa lho pak.. kalau itu sepertinya bapak harus tanyakan ke yang sering pakai dynamips… BTW, apakah artinya dari dalam router juga belum bisa ping keluar (pc external) ? saya pernah mengalami hal tersebut di dynamips yg dulu, dan saya paksakan di interface fast ethernet saya masukkan mac address acak..

      • Ternyata harus pake MS Loopback pak …

  12. halo mas..terima kasih ya infonya..sangat berguna
    oia mas, krnaku masih awam,aku perlu sedikit penjelasan di beberapa bagian…pada saat iperf digunakan pasti akan ada proses pengiriman packet data..packet data yg dikirim namanya pa ya mas?!

    terima kasih ya da mau bantu..salam kenal

    • Salam kenal,
      Paket data yang dikirim secara default adalah packet tcp dg source port acak menuju ke tcp destination port 5001.
      Apakah cukup menjawab pertanyaan?
      Thx

  13. saya punya jaringan komputer yang berjauhan dalam artian ada beberapa piranti HUB yang mengubungkanya , kira2 apakah program ini bisa uji kualitas jaringan saya

    • Menurut pendapat saya bisa saja utk menguji throughput dari jaringan Bapak. Hanya saja, kalau peralatan di tempat bapak adalah HUB dan bukan switch, harus diperhatikan pemakaian utility ini, karena sifat hub adalah shared, sehingga pada saat dilakukan test throughput, jaringan akan menjadi mampet…

  14. Bisa tdk Pak mengukur besarnya throughput file video yg dalam keadaan streaming dari server ke 3 client sekaligus? pengukurannya dari sisi client.kita ingin mengetahui berapa paket video yang sampai ke client. terimakasih sebelumnya.

    • Dari sisi client, bisa saja dipasang wireshark (tdk pakai iperf). Namun kalau ada 3 client yg terpisah, berarti 3 komputer berbeda dg 3 wireshark yg berbeda juga.
      Kecuali bisa dg 2 switch, contoh server —switch a—-switch b—-3 client, maka bisa kita mirror port dari a ke b untuk ditap dg wireshark.

  15. bisa ngga’ dipake untuk WDS??

    • Wds maksudnya wireless dist system? Mestinya bisa, hanya saja kalau dipakai utk mengukur wireless, karena sifat wireless adalah broadcast, maka kemungkinan besar komunikasi dalam wireless akan terganggu pada saat dilakukan iperf

  16. Permisi Pak, saya mau nanya boleh ya.
    Software netpersec itu hanya memperlihatkan data (angka dan grafik utk current, average dan maximum) kecepatan transfer data yg sedang kita lakukan ya? kalau mau disimpan bagaimana caranya, apakah cuma dengan mengcapture gambarnya dengan perintah ctrl-alt-prtSc saja? Trus kalo mau dihentikan bgmna caranya. Kalau mau diambil untuk rentang waktu tertentu bgmn caranya? Trima kasih sebelumnya.

    • saya dulu juga pakai prtscr utk ambil gambar netpersec. Utk rentang waktu dsb, saya rasa pakai wireshark lebih fleksibel, dengan cukup capture header saja agar pcap nya ringan. Setelah itu, tinggal lihat stats IO Graph utk lihat utilisasinya.

  17. Mas mau tanya klo sistem pengujian throughput pake iperf ini berbasis p2p or client server, ada ga sever (dg ip publik) di luar indonesia yang bisa digunakan sebagai server jadi saya hanya perlu setting IP clientnya? klo ada berapa dan server itu dimana lokasinya?

    jika ga ada, ada solusi lain ga selain pake speedtest.net ?

    Saya punya kesulitan mengetahui dan mengukur througput layana internet yang berbasis IP transit.

    Thanks masukannya

    • sayangnya, saya juga hanya yahu speedtest. atau bisa juga install sendiri software speedtestnya di web hosting mungkin?

  18. Om, link http://dast.nlanr.net/Projects/Iperf/ ude mokat tuh ga bisa di buka lagi.

  19. pak…
    saya mau tanya..klo mau ngukur QoS pada radio streaming itu menggunakan software apa ya?selain wireshark?
    disini saya membangun jaringan wireless dengan 1 server(terdapat 3 stasiun radio) dan 3 client(untuk mengakses radio, 1 client 1 stasiun radio), nah saya mau ngukur QoS dari sisi clientnya…
    soalnya kemaren uda nyoba pake wireshark tapi belum dapet informasi QoS yang saya butuhkan..
    terimakasih pak..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: