Mengapa Pemerintah India (atau manapun) Bermaksud Mem-block BlackBerry ?

Agustus 13, 2010 pukul 12:48 pm | Ditulis dalam Tutorial Jaringan, Wireshark Experience | 24 Komentar
Tag: , , , , , , , ,

Beberapa saat yang lalu, di awal bulan Agustus, ada berita dari India bahwa pemerintah India bermaksud untuk memblock layanan Blackberry, yang juga diikuti oleh negara-negara Arab dan sekitarnya. Bahkan, beberapa hari setelah berita tersebut, terhembus isyu serupa di negara Indonesia, yang untungnya segera disangkal bahwa Blackberry tidak akan ditutup.
Terlepas adanya kemungkinan isyu politis yang berhembus bahwa hal tersebut dilatarbelakangi oleh vendor-vendor ‘musuh’ dari blackberry, secara teknologi saya tertarik untuk mencari lebih lanjut, apakah benar bahwa layanan blackberry memang tidak memungkinkan untuk disadap dan sangat secure.
Semua rekan-rekan pecinta jaringan dapat melakukan hal yang sama, dan tentunya, dengan memanfaatkan tools gratis kebanggan kita, yaitu Wireshark.
Saya meng-set Blackberry Onyx untuk berkomunikasi dengan Wifi, sehingga BIS (Blackberry Internet Service) nya juga berpindah dari provider jaringan ke Wifi milik kantor. Hal ini saya lakukan, karena saya tidak bekerja di provider, dan tidak ada alat untuk menyadap signal GSM/GPRS/3G🙂.
Untuk memastikan bahwa notebook saya ‘bisa’ menyadap paket wireless dengan benar, maka saya mengaktifkan Ubuntu, dengan Live USB, menyalakan aplikasi wireshark, dan mengcapture nya. ( Ada juga tulisan tentang bagaimana menyadap Wifi menggunakan Linux di bagian lain blog ini).
Setelah memastikan Wireshark bisa menangkap paket, saya mulai ber-Blackberry Messenger ke beberapa rekan-rekan, juga melakukan browsing melalui browser Blackberry, serta melakukan Yahoo Messenger dari Blackberry. Kemudian, sekitar 5 menit sesudahnya, saya stop wireshark dan saya lakukan filtering, dengan menggunakan display filter ip.src==ipBlackberry or ip.dst==ipBlackberry.

Menarik, dari layar wireshark terlihat jelas bahwa semua komunikasi Blackberry saya berasal/menuju ip 216.9.240.88. Semua percakapan, baik Messenger, Browsing, maupun Yahoo Messenger, semuanya melalui tunneling ke IP 216.9.240.88.
Walaupun sudah jelas dapat diduga IP siapa gerangan, namun saya tertarik untuk mendapatkan konfirmasi pasti dari whois, sehingga saya mengaktifkan browser untuk melakukan whois query. Dari whois, didapatkan data sebagai berikut :

OrgName: Research In Motion Limited
OrgID: RIM-9
Address: 295 Phillip Street
City: Waterloo
StateProv: ON
PostalCode: N2L-3W8
Country: CA

NetRange: 216.9.240.0 – 216.9.255.255
CIDR: 216.9.240.0/20
NetName: RIM-NET-02
NetHandle: NET-216-9-240-0-1
Parent: NET-216-0-0-0-0
NetType: Direct Allocation
NameServer: XNS01YKF.RIM.NET
NameServer: XNS01LHR.RIM.NET
Comment:
RegDate: 2002-07-19
Updated: 2006-10-19

Dan jawaban dari kenapa pemerintah tidak mampu menyadap komunikasi dari blackberry sudah jelas, karena dari packet capture terlihat, semua packetnya terenkripsi dengan metoda SSL versi 3. SSLv3, begitu ditulis di wireshark, tidak mungkin ( amat sangat susah kalaupun bisa ) ditembus atau dihack. Artinya, apabila ada percakapan yang bersifat membahayakan negara tercinta kita, maka tidak ada pihak entiti hukum manapun yang bisa menyadap percakapan tersebut.
Apakah tidak ada solusinya ? Tentu saja ada. Satu-satu solusinya adalah mengundang RIM, pembuat Blackberry untuk meletakkan server tunneling nya di Indonesia, sehingga semua komunikasi akan ‘menuju’ ke server tersebut. Dari server tersebut, barulah semua services dimulai (originated). Tapi, satu pertanyaan yang tersisa, apakah RIM bersedia melakukannya ? Hehehe… Tidak ada jawaban yang pasti untuk hal ini. Mungkin ada yang bekerja di RIM bisa kasih komentar😛

24 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Wah, mantabs bgt review nya pak, saya jd nambah informasi mengenai knp byk negara yg ingin blokir fasilitas nya RIM.

    Good Job.

    • Thanks Pak Anton🙂

  2. wah kayanya sayang banget kalo cuma sedikit yang tahu hal ini, mas…
    saya minta ijin share di forum ya supaya mungkin bisa didengar oleh para suarawan suarawati indonesia🙂

    • Salam kenal, saya bersyukur sekali apabila ada yang mau mengshare tulisan saya di forum lain🙂 mohon maaf sebesar2nya apabila ada salah2 kata

  3. Info yang sangat bermanfaat.Sebenarnya saya sangat penasaran mencari tahu alasan negara-negara lain untuk mem-Block BlackBerry.Ternyata jawaban nya ada diBlog ini.
    Mohon ijin untuk di re-posting diBlog saya http://www.yudhi-net.co.cc.

    • Silakan Pak🙂 sepertinya cukup banyak yang tertarik dengan materi ini🙂 thanks

  4. mantab!!!!!!!!
    jadi tambah pengalaman nich……
    karna ini juga blackbarry harganya mahal,keamanan amat terjga…

    • Halo Pak🙂
      ya saya setuju… Menurut saya selalu ada pro dan kontra nya. Karena, artinya berarti kita juga ‘memasrahkan’ semua password messenger kita ( YM, MSN, dsb ), password-password email kita ke third party yaitu RIM Blackberry🙂
      Thanks atas komentarnya🙂

      • Saya barusan juga cek koneksi onyx di wifi saya, dan google IP nya. ternyata masuk kesini. Menarik juga.

        Karena, artinya berarti kita juga ‘memasrahkan’ semua password messenger kita ( YM, MSN, dsb ), password-password email kita ke third party yaitu RIM Blackberry🙂

        Tapi dengan menambah tunnel di indonesia. Berarti tambah lagi satu pihak ketiga (pemerintah indonesia), meskipun secara negara kita satu pihak, tapi secara individual, apakah yakin memasrahkan semua password messenger, email, ataupun isi pesan2 kita ke pemerintah ? Apakah pemerintah memiliki kompetitor yang dapat memotivasi memberikan kualitas security tinggi ?
        Dalam hal ini RIM lebih unggul, karena ini merupakan periuk nasi mereka, karena itu tanpa jalur/prosedur hukum, sistem mereka akan mereka jaga mati2an. Sedangkan untuk pemerintah, perlu adanya kepastian apakah hal ini akan ditangani secara serius atau hanya ikut-ikutan atau membeo negara2 lain, lalu setelah itu hanya ditangani asal2an.

      • Hehehehe… Salam kenal… Semua itu memang tergantung opini masing2, kalau saya hanya memandang dari sudut teknis saja.

  5. trims bgt infonya,..
    menurut saya bisa saja negara yang menciptakan RIM punya maksud tersembunyi dalam memasarkan produknya. terutama yang perlu di waspadai adalah Pertahanan negara,dan politik serta lainnya.

  6. maksih infonya pak..
    mohon pencerahan, apa semua data-data kita misalnya pass YM bisa diliat RIM secara plain atau terenkrip juga…???
    trus gimana hubunganya dengan layanan kartu SIM, misalnya menggunakan S*****I, apakah ketika kita melakukan dial data-data kita terenkrip? atau provider pun tidak bisa melihat ataupun mendengar percakapan kita?

    makasih ya pak..!!!!

    • Halo pak, setahu saya, semua aplikasi yg melalui BIS, pasti akan diencrypt. Itu termasuk ym, msn, gtalk, nimbuzz, facebook, twitter, dsb. Karena pada dasarnya, BB menciptakan tunnel dari BB menuju ke satu buah IP address di server RIM.
      Sedangkan masalah sim card S****i, saya tidak tahu. Namun logikanya, bagi provider bisa saja setiap saat merekam data percakapan…Voice, maupun internet standard dg dial up, pasti bisa disadap..tapi BB pasti terenkrip (karena ada tunnel)

  7. thx berat info nya pak..
    izin salin ke blog saya boleh ya pak?
    infonya berharga sekali loh.

    • silakan pak… tidak ada masalah…..🙂 saya senang bisa berbagi

  8. mas walau dah telat tapi saya masih tetarik dengan artikel ini sangat bagus. minta ijin qu share di blog sya ya mas

    • Monggo… Silakan dishare pak…

  9. thank U info yg sangat bagus…

    mungkin gak provider menyadap? kan provider juga terlibat dalam komunikasi datanya

    makasih, mohon pencerahannya,,hehehe

    • Bisa saja provider menyadap, tapi tetap saja datanya tidak mudah untuk di decrypt

  10. thanks pak, mantabs..

  11. oo gt ya, pak.. amat sulit untuk bisa menghack atau mendecrypt datanya? pantas pemerintah ngotot untuk meminta pemblokiran, hehe.. nice info ya! tq…🙂

  12. mantab dah
    trus share2 gan

  13. 2 jempol bos..mantap banget….

  14. makasih_mas atas ilmu pengetahuaan-nya atas sadap menyadap..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: